Penyebab Tidur Mendengkur Atau Ngorok

Tidur mendengkur merupakan suatu gejala dari terjadinya gangguan tidur yang sangat serius. Jika dengkuran semakin keras, maka semakin serius juga gangguan tidurnya. Padahal suatu mitos menganggap kalau tidur mendengkur atau tidur ngorok merupakan salah satu bukti dari tidur yang pulas dan nyenyak. Hal ini merupakan hal yang salah. Dalam dunia medis, tidur mendengkur merupakan suatu gejala dari satu penyakit.

mendengkur

Tahukah Anda bahwa hampir dari separuh orang dewasa yang normal, kadang akan mengdengkur, dan 25 persennya akan mendengkur secara rutin. Dibandingkan dengan perempuan, pria lebih sering mendengkur. Sleep apnea bisa juga ditandai dengan timbulnya dengkuran saat tidur. Oleh sebab itulah tidur mendengkur perlu diketahui penyebab utamanya. Sedangkan masalah penyebab tidur mendengkur atau ngorok ada ank biasanya disebabkan karena anak mengalami masalah penyakit polip atau masalah rhinitis.

Penyebab tidur mendengkur atau ngorok bisa disebabkan karena mungkin hidung yang sedang mengalami sumbatan karena pilek atau alergi. Atau bisa juga merupakan suatu tanda hidung yang terhalang karena menyimpangnya nasal septum atau struktur yang membagi hidung internal menajdi dua atau karena terlalu besar atau turbinate atau struktur karena tulang hidung yang dilindungi oleh lendir yang bisa membantu dalam menghangatkan dan bisa membersihkan udara di dalam hidung.

Penyebab tidur mendengkur atau ngorok mungkin juga bisa disebabkan karena tonsil atau adenoid yang mengalami pembesaran, lidah yang besar atau juga vulva yang panjang. Mendengkur adalah suatu tanda dari pertumbuhan penyakit kanker yang sudah menghalangi aliran udara yang melewati hidung Anda. Bahaya dari tidur mendengkur ini adalah bisa memperbesar resiko terjadinya penyakit stroke karena hal ini bisa menyebabkan turunnya oksigen yang mencapai otak. Tidur mendengkur bisa meningkatkan tekanan darah dan hal ini memicu terjadinya penyakit stroke.

Cara mengatasi tidur mendengkur bisa dilakukan dengan cara alami. Salah satu cara alami mengatasi tidur mendengkur adalah dengan cara :
Bahan : kunyit, madu
Cara pembuatan : parutlah kunyit terlebih dahulu hingga halus lalu peraslah, dan ambilah airnya. Kemudian campurkan air dari perasan kunyi dengan madu asli, minumlah 3 kali dalam sehari selama seminggu hingga sembuh.

 

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Tidur Mendengkur

tidur-mendengkurAkibat dari tidur mendengkur itu, wajar saja ada pendengkur yang merasa kurang tidur, karena merasa baru bisa terlelap tidur setelah pukul 12 malam. Hal ini sering disebut sebagai jam biologis orang dewasa. Pada fase dewasa, seseorang masih memerlukan tidur di atas 8 jam sehari. Karena itu tidak heran, sering kali ditemui seorang mahasiswa masih mengantuk di dalam kelas ketika mengikuti kuliah.

Bila penderita sudah kecanduan minum kopi, misalnya maka sebaiknya minum kopinya tidak pada sore hari, tapi dialihkan pada malam hari. Mereka yang pecandu minum kopi ini sebaiknya mengalihkan minum kopinya dari sore ke pagi hari, agar tidurnya pada malam hari tidak terganggu oleh zat kafein yang membuat orang selalu terjaga.

Dengan demikian kondisi kurang waktu tidur masih dapat didebat, karena pada malam hari ia tidak akan terbangun lagi karena pengaruh zat kafein itu. Efek dari kurang waktu tidur juga bisa mengakibatkan gangguan metabolisme, buruknya daya tahan tubuh, kurangnya upaya perbaikan sel-sel jaringan di dalam tubuh, mengantuk, dan mudah lelah.

Karena itu meminum suplemen penambah energi yang biasa dilakukan orang sekarang, tidak akan bisa menggantu waktu tidur yang dibutuhkan. Tidak ada satu zat pun yang dapat menambah dan menggantikan tidur. Karena tidur yang cukup dan berkualitas diiringi dengan asupan makan yang bergizi dan olahraga yang teratur akan dapat memlihar vitalitas seseorang agar ia tetap bugar.

Pada sejumlah langkah mudah yang dibiasakan agar dapat terhindari dari gangguan tidur. Pertama, penderita haruslha mempraktikkan jam biologis. Biasakan tidur dengan jadwal yang sama, baik saat pergi tidur maupun bangun tidur. Jangan melakukan olahraga sebelum tidur, paling tidak hhentikan kegiatan olahraga 3 jam sebelum waktu tidur. Karena olahraga memacu adrenalin menjadi tinggi sehingga tubuh tetap merasa segar dan tidak mengantuk.

Hindari minum kopi 3 jam sebelum waktu tidur. Sedangkan nikotin pada rokok sebaiknya dihindari setengah jam sebelum tidur. Makanlah makanan yang bergizi dan membuat ketersediaan energi di tubuh meningkat juga sebaiknya dihentikan dua jam sbelum waktu tidur.

Bagia manula yang sudah pernah kena stroke kemungkinan mengalami gangguan henti napas yang menyebabkan penurunan kadar okskigen sampai 10% dalam darah pada saat menjelang pagi. Itulah sebabnya saat ke kamar kecil di pagi hari sering dijumpai manula yang terserang stroke.

Berkenaan dengan obesitas, gaya hidup masa kini yang serba instan dan tidak mementingkan asupan makanan yang sehat dapat memicu gangguan tidur secara tidak langsung. Bila pola makan sudah menjurus ke obesitas, maka khawatirkan bila seseorang akan mengalami gangguan tidur meski yang bersangkutan tidak termasuk ras yang gampang terkena gangguan tidur.

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , | Leave a comment

Penyebab Tidur Mendengkur

Penyebab tidur mendengkur juga dapat disebabkan oleh faktor usia. Otot tenggorokan menjadi lenih lemah ketika beranjak tua, karena kurang mendukung jaringan disekitarnya. Mendengkur usia 60 tahun, 40 persen wanita dan 60 persen pria terbiasa mendengkur Disamping penyebab lain seperti kelebihan berat badan, konsumsi alkohol dan obat. Ada para ahli yang beranggapan bahwa perbedaan kondisi di daerah tempat tidur turut memicu perbedaan tidur seseorang. Misalnya cahaya lampu yang terang pada waktu tidur dapat mempengaruhi pola tidur seseorang. Tubuh akan terasa segar terus dan tdak mengangtuk karena masih ada cahayaa terang dari bola lampu. Karena itu masayarakat di pedesaan lebih sedikit yang mengalami gangguan tidur. Sedangkan masayarakat di kota-kota besar yang siang malamnya sama saja, lebih banyak ditemui mengalami gangguan tidur berupa sulit tidur dan kekurangan waktu tidur.

Demikian pula penyebab tidur mendengkur adalah orang-orang dari ras yang memiliki rangka tubuh lebih besar dibandingkan orang Asia, jarang mengalami gangguan tidur. Kalaupun ada biasanya disebabkan permasalahan yang berat atau obesitas.

Menurut penelitian yang dilakukan beberapa ahli penyebab tidur mendengkur disebabkan oleh ketidakmampuannya seseorang untuk bernapas secara normal ketika ia tidur. Hal ini helas amat mempengaruhi 4 sampai 9 persen pria dewasa dan jutaan yang lain di AS termasuk anak-anak. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan ingatan, pegal-pegal, berat badan bertambah, tekanan darah tinggi dan masa kardiovaskular lainnya. Disamping itu penelitian yang dilakukan pihak lain juga menyimpulkan  bahwa pria mendengkur saat ini diduga posisinya kasus lebih serius mendengkur menjadi sebuah ancaman terjadap kesehatan seperti gejala apnoe, suatu kondisi seseorang berhenti bernapas.

Tidur mendengkur terjadi ketika udara tidak mengalir melalui saluran udara atau ketika jaringan atau otot dalam udara mengalami getaran. Selain tidur, terkebabnya otot lidah, tenggorokan dan langit-langit mulut dalam keadaan reaksi dan jaringan tenggorokan bergetar. Sempitnya aliran udara dan bergetarnya jaringan secara bernapas akan menimbulkan bunyi dengkuran. Semakin sempit aliran udara makin besar dan kerasa getaran dan dengkurang yang ditimbulkannya.

Dengkuran bisa dibedakan atas beberapa jenis, dengkuran ringan dengan suara halus dan berlangsung terus menerus. Ini biasanya terjadi pada fase awal tidur dan umumnya merupakan tanda kelelahan. Jenis lainnya adalah dengkuran keras, terputus-putus serta diikuti oleh tarikan napas yang dalam. Dengkuran macam inilah yang patut diwaspadai karena gangguan napas jenis ini beresiko merusak organ-organ vital. Sebagai gambaran di AS diperkirakan 10-30 persen orang dewasa mendengkur pada tidurnya secara kers. Dari jumlah itu, 5 persen penduduk AS memiliki kebiasaan mendengkur yang keras saat tidur . Hal ini menandakan ada masalah kesehatan yang serius. Kebanyakan dari 5 persen penduduk itu berjenis kelamin pria, berusia lebih dari 40 tahun, dan memiliki berat badan berlebih.

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Mendengkur Waktu Tidur

Mendengkur waktu tidur merupakan penyakit tidur yang erat kaitannya dengan saluran pernapasan. Ia sering dianggap biasa, bahkan kebanyakan orang Indonesia memaklumi dengkuran berkaitan dengan aktivitas yang telah dilakukan oleh penderita di siang hari. Namun kini kita perlu berhati-hati dengan dengkuran tidur ini atau yang biasa disebut tidur ngorok. Ia tidak hanya menandakan menurunnya kualitas tidur tapi juga bsa merusak kehidupan seks penderita. Demikian hasil penelitian medis yang telah pernah dilakukan para ahli.

Penelitian itu mengatakan bahwa hampir setengah pria orang yang mengalami tidur mendengkur, ternyata menyimpan tingkat testosterone rendah yang tidak normal sepanjang malam. Orang yang tidur mendengkur seringkali mengeluhkan terjadinya penurunan libido. Tingkat testosterone pada pria dengan mendengkur waktu tidur juga mengalami penurunan meski dalam batas normal. Padahal tidur bagia seorang manusia merupakan aktivitas yang tidak dapat digantikan dengan kegiatan apapun. Karena itu gangguan sekecil apapun yang dapat membuat tidur tidak berkualitas perlu segera diatasi. Tidur yang berkualitas menjadi faktor penting untuk menjaga vitalitas.

Menurut penelitian, mendengkur itu bukanlah pertanda tidur yang nyenyak, itu baru anggapan sekilas saja. Justru seseorang yang tidurnya sering mendengkur, sebenarnya mengalami gangguan tidur yang disebut Obstructive Sleep Apnea (OSA) . Malah ada yang mengatakan bahwa orang yang mendengkur pada tidurnya sebenarnya merupakan orang yang lelah, tidak bersemangat, tidak produktif dan mudah tertidur dimana saja.

Seseorang uang tidurnya mendengkur, sebenarnya bersangkutan tengah malam mengalami gangguan OSA. Pada saat mendengkur waktu tidur, saluran napas saat tidur mengalami penyempitan. Penyempitan itulah yang menyebabkan getaran pada bagian-bagian lunak saluran napas sehingga menghasilkan suara dengkuran. Karena itu muncul pertanyaan, kenapa masalah mendengkur dikatakan amat membahayakan si penderita ? Para ahli mengatakan bahwa sebab utama yang membahayakan adalah penyempitan itu mengakibatkan tidak efektifnya pertukaran oksigen dan karbon dioksida (CO2) sewaktu tidur. Hal ini semakin ditambah dengan melemasnya otot-otot lidah, sehingga lidah terjulur keluar mulut saat tidur itu, dan dapat menymbat seluruh saluran napas.

Kondisi terhalangnya oksigen masuk ke saluran napas itulah yang menyebabkan bisa terjadi napas terhenti. Pada saat itulah Co2 didalam tubuh meningkat drastic, sehingga mengaktifkan sensor di tubuh. Sensor itu kemudian memaksa seseorang penderita tersebut untuk bangun dan kembali bernapas. Dengan demikian dapat dibayangkan jika sensor yang memaksa tubuh bangun untuk menghidrup oksigen itu terjadi berkali-kali dalam semalam. Hal ini menyebabkan seseorang penderita itu kurang tidur. Hal itu disebabkan oleh periode bangun yang terjadi saat mendengkur itu adalah periode banyn singkat yang ringan, namun sudah men ganggu tidur penderita sendiri. Jika tidur terganggu tentu saja serangan itu tidak masuk ke tahap tidur nyenyak. Menurut penelitian tersebut tidak heran bila saat mendengkur itu bangun pagi, malah ia merasa tidak segar, karena selama proses tidur ia sudah terbangun berulang kali.

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , , | Leave a comment

Masalah Tidur Mendengkur

tidur-mendengkurMasalah tidur mendengkur merupakan suatu getaran yang muncul ketika tidur yang dihasulkan terutama saat bernapas karena terjadi getaran pada langit-langit lunak (palatum mole) dan pilar yang membatasi rongga nasofaring (bagian tengah faring). Mendengkur menandakan adanya penyumbatan atau pbstruksi pada sebagian saluran napas atas yang berasal dari desakan udara untuk melewati saluran yang menyempit atau tersumbat. Mendengkur bisa merupakan pertanda adanya pemyakit berhentinya napas ketika tidur (Obstructive Sleep Apne-OSA).Keadaan mendengkur danggap OSA bila berhentinya aliran udara pernapasan berlangsung selama 10-45 detik. Episode obstruksi berhubungan dengan penurunan saturasu oksihemoglobin dan Microarrusal fragmented sleep yang berulang.

Berikut adalah hal-hal masalah tidur mendengkur yang terjadi ketika kita tidur dengan normal :

  1. Tonus otot faring menurun
  2. Saluran udara menyempit
  3. Resistensi pernapasan meningkat, tekanan inspirasi harus ditingkatkan, usaha bernapas meningkat, terjadi peningkatan tekanan negative intratorakal.

Jika tekanan negative intratorakal lebih besar dari kekuatan muskulus abductor dan dilator faring, maka akan terjadi hal-hal berikut ini pada masalah tidur mendengkur :

  1. Kolaps bagian saluran napas yang tidak kaku, faring, velofaring,dan hipofaring.
  2. Terjadi dengkurang (getaran dari saluran napas yang kolaps).
  3. Obstruksi sebagian atau total (udara pernapasan tidak melewati bagian yang kolaps) yang disebut hipoponea dan apnea.

Efek negative masalah tidur mendengkur adalah :

  1. Tidur tidak nyenyak
  2. Mengantuk di siang hari
  3. Sakit kepala saat pagi hari
  4. Mudah marah, lemas
  5. Produktivitas menurun
  6. Meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan
  7. Daya ingat menurun
  8. Kemampuan intelektual menurun
  9. Dapat menimbulkan masalah seksual
  10. Depresi

OSA dapat berdampak  pada penurunan kualitas hidup dan memicu timbulnya sejumlah penyakit berbahay seperti meningkatkan resiko terkena hipertensu sebanyak dua kali lipat, meningkatkan resiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke pada usia muda sebesar dua kali lipat, serta disfungsi seksual, bahkan kematian mendadak. Itu sebabnya mendengkur perlu dicermati dan ditangani dengan baik.

Masalah mendengkur pada anak-anak lebih banyak disebabkan karena pembesaran amandel/tonsil. Sementara itu pada orang dewasa disebabkan oleh banyak hal, seperti masalah pada saluran napas, mulai dari hidung, palatum mole (nasofaring), lidah (orofaring), hipofaring, hingga aktivitas neuromuscular. Obstruksi oada hidung dapat terjadi akibat peradangan mukosa atau kelainan anatomi.

Gejala umum dari masalah mendengkur adalah :

  1. Perasaan tidak segar karena kurang tidur
  2. Sakit kepala
  3. Sakit atau tenggorokan saat bangun tidur.
  4. Mengamuk yang berlebihan  saat siang hari
  5. Kelelahan yang berkepanjangan
  6. Perubahan kepribadian
  7. Gangguan konsentrasi dan daya ingat.

Gejala masalah tidur mendengkur pada malam hari adalah :

  1. Mendengkur dengan bunyi keras
  2. Napas berhenti di sela-sela mendengkur dan diakhiri dengan dengusan
  3. Rasa sesak dan tercekik yang membuat penderita terbangun
  4. Tidur tidak nyentak karena sering terbangun dan berubah posisi.

 

 

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , , | Leave a comment

Kenapa Tidur Mendengkur !

Kebiasaan mendengkur tidak bisa dianggap remeh lagi. Banyak orang yang dengan berbagai cara menghilangkan kebiasaan tersebut, tetapi tidak mudah dan akhirnya mereka pasrah. Mendengkur pun akhirnya menjadi musik pada malam hari.

Selain dikenal sebagai salah satu masalah yang sangat mengganggu kenyamanan tidur temuan baru menyatakan bahwa mendengkur dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu terjadinya stroke dan berbagai penyakit bahaya lainnya. Banyak mendengkur barangkali menjadi salah satu faktor stroke karena mendengkur dapat menurunkan jumlah oksigen yang mencapai otak.

Sebuah studi baru yang dipresentasikan pada International Stroke Conference menemukan bahwa tidur yang tidak normal mungkin meningkatkan risiko terjadinya stroke. mereka yang tidur lebih dari delapan jam dalam satu malam, mengantuk sepanjang hari dan mendengkur saat tidur memiliki risiko mengalami stroke jauh lebih tinggi.

Menurut Dr. Dauglas Bradley, juru bicara Candian Heart and Stroke Foundation di Toronto, tidur yang tidak normal merupakan gejala sleep apnea, suatu kondisi di mana orang benar-benar berhenti bernapas dan bangun untuk bernapas. Ini adalah reaksi terkejut. Jika hal itu terjadi 200-400 kali dalam semalam maka tekanand arahnya akan naik secara signifikan.

Berikut beberapa fakta tidur mendengkur menurut beberapa ahli :

1. Satu dari lima penduduk dunia mendengkur

Diperkirakan lebih dari satu milyar orang di seluruh dunia mendengkur saat tidur karena berbagai sebab.

2. Pria dan wanita sama banyaknya yang mendengkur

Lebih banyak pria yang mendengkur dibandingkan wanita, perbandingannya adalah 80% laki-laki dan 20% perempuan. Alasannya terkait dengan distribusi kelebihan berat badan pada pria yang menumpuk di dada dan leher sehingga menyebabkan penyempitan saluran udara. Kelebihan berat badan pada wanita umumnya menumpuk di pinggul. Pria juga memiliki leher lebih besar daripada wanita. Lingkar leher 40 cm atau lebih cenderung membuat orang mendengkur.

3. Radang amandel (tonsilitis) menyebabkan anak-anak mendengkur

Salah satu ciri anak yang terkena radang amandel (tonsilitis) adalah mendengkur waktu tidur.

4. Posisi tidur tidak berpengaruh pada mendengkur

Tidur telentang lebih mendukung untuk mendengkur dibandingkan tidur miring.

5. Kelebihan berat badan menyebabkan mendengkur

Kelebihan berat badan sangat umum di kalangan pendengkur. Hal ini karena lemak yang terbentuk di sekitar tenggorokan dapat menyempitkan saluran udara. Selain itu, lemak di perut dapat menyebabkan diafragma berfungsi tidak teratur.

6. Pil tidur dan obat penenang mengurangi mendengkur

Obat-obatan ini menyebabkan relaksasi otot dan meningkatkan peluang mendengkur.

7. Pada usia 50, perempuan yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki

Karena proses penuaan, wanita kehilangan otot dan lemak di daerah tenggorokannya. Lidah, pangkal tenggorokan, dan jaringan lainnya di dekatnya juga bisa sedikit menyusut. Perubahan ini dapat mengurangi ukuran saluran nafas dan meningkatkan risiko mendengkur. Hanya 5% perempuan yang mendengkur pada usia tiga puluhan, namun pada usia di atas 50 tahun jumlahnya bisa mencapai 40%. Pada usia ini, jumlah wanita yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki.

8. Mendengkur dapat menandakan penyakit

Mendengkur dapat merupakan gejala obstructive sleep apnea (OSA), gangguan umum dan berpotensi serius di mana nafas berulang kali berhenti dan berlanjut saat Anda tidur. Seseorang dengan sleep apnea sering bangun malam untuk bernafas, tetapi biasanya tidak mengingatnya.  Sleep apnea seringkali tidak disadari tetapi sangat berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan kurang tidur, kekurangan oksigen, depresi dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

9. Intensitas mendengkur dapat mencapai 90 desibel

Setara dengan suara yang dihasilkan oleh sebuah truk yang melaju di jalan raya.

10. Merokok tidak menyebabkan mendengkur

Asap rokok dapat menginfeksi jaringan tenggorokan yang menimbulkan bengkak. Hal ini menyebabkan penyempitan saluran udara dan membuat orang mendengkur.

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tidur Mendengkur Pada Anak

Tidur mendengkur pada anak menurut Prof. Albert Martin Li (Chinese University of Hongkong) menyatakan bahwa anak yang mendengkur mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar menjadi hiperaktif dan mengalami penurunan prestasi sekolah.

Efek sleep apnea atau tidur mendengkur pada anak sama seperti pada orang dewasa yakni mengganggu kualitas tidur. Sleep apnea pada anak biasanya disebabkan oleh pembesaran kelenjar adenoid dan tonsil (amandel). Oleh sebab itu, pilihan terapi terbaik adalah dengan pembedahan terhadap adenoid dan tonsil.

Jangan takut dulu, teknik pembedahan modern kini tidak mengharuskan tonsil diangkat. Dengan alat mutakhir bernama radio frekuensi, amandel dapat dipertahankan. Bahkan dengan menggunakan teknik ini pasien dapat langsung pulang sehingga tidak memerlukan rawat inap.

Mendengkur disebabkan oleh adanya rintangan terhadap pengaliran udara di hidung dan mulut. Amandel yang membengkak dan adenoid dapat menjadi faktor yang turut menyebabkan mendengkur. Pangkal lidah yang menyumbat saluran napas pada anak. Otot-otot di bagian belakang mulut mendengkur lalu bergetar jika dilewati udara pernapasan.

Terjadi peningkatan berlebihan anak-anak yang mendengkur, uji klinis dan studi menunjukkan bahwa lebih dari 4% sampai 10% dari anak-anak pra sekolah dan anak-anak sekolah dasar mendengkur secara teratur. Selain itu, ada anak-anak yang mendengkur karena perubahan cuaca, pilek dan serangan mendengkur sesekali.

Awal mendengkur pada anak-anak membawa pada berbagai masalah kesehatan terkait di tahun kemudian. Masalah jantung, hipertensi dan diabetes yang dapat memiliki implikasi jangka panjang diketahui mempengaruhi anak-anak sejak masih muda. Tapi tidak hanya mendengkur membawa isu-isu kesehatan, kurang tidur sering salah didiagnosis sebagai Sindrom Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , , | Leave a comment

Tidur Mendengkur

Tidur mendengkur (apnea). Gangguan ini terjadi ketika otot leher rileks saat tidur dan menghalangi aliran udara dari hidung dan tenggorokan. Penderita apnea biasanya mendengkur dengan keras dan pernapasannya secara periodik terhenti saat tidur. Hal ini umum terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun. Tidur mendengkur juga dapat dialami oleh siapa saja termasuk anak-anak.

Tidur mendengkur tentunya akan sangat mengganggu bagi seseorang yang mungkin tidur beraa seorang teman atau pasangannya. Bayangkan di saat kita tidur, suara dengkurannya mengganggu dan taka jarang membaut kita terjaga sampai pagi.

Mendengkur atau mengorok biasanya terjadi karena jatuhnya pangkal lidah (di bagian belakang) sehingga daerah tenggorokan tertutup. Pada orang gemuk biasanya hal ini lebih sering terjadi. Bila pangkal lidah itu jatuh, maka keluar masuknya udara menimbulkan getar yang kita dengar sebagai bunyi.

Kebiasaan mendengkur ini bisa berbahaya, bisa juga tidak. Dikatakan tidak berbahaya, karena dengkuran merupakan gangguan ringan yang bisa menimpa siapa saja. Dan dikatakan berbahaya kaerna gangguan ini bisa merusak hubungan suami-istri, apalagi jika pasangan yang mendengkur itu susah dibangunkan. Sering kali seseorang yang memiliki pasangan suka mendengkur akan berusaha menghindari suara dengkurannya.

Pada umumnya, mendengkur tidak termasuk gangguan dalam tidur, tetapi mendengkur yang disertai dengan keadaan apnea dapat menjadi masalah. Mendengkur disebabkan oleh adanya rintangan dalam pengaliran udara di hidung dan mulut pada waktu tidur.

Rintangan tersebut seperti adanya adenoid, amandel atau menegendurnya otot di belakang mulut. Terjadinya apnea dapat mengacaukan saat bernapas dan bahkan bisa menyebabkan henti napas.

Apabila kondisi ini berlangsung lama, maka dapat menyebabkan kadar oksigen dalam darah dapat menurun dan denyut nadi menjadi tidak teratur. Jika Anda tidur dengan seseorang yang punya kebiasaan tidur berbeda, misalnya mendengkur, bisa membuat Anda sulit jatuh tidur atau tidur kurang nyenyak.

Pasangan tidur yang memiliki masalah sulit tidur, misalnya mengidap insomnia bisa menjadi penyebab tidur yang buruk juga!

Posted in Tidur Mendengkur | Tagged , , , | Leave a comment