Mendengkur Waktu Tidur

Mendengkur waktu tidur merupakan penyakit tidur yang erat kaitannya dengan saluran pernapasan. Ia sering dianggap biasa, bahkan kebanyakan orang Indonesia memaklumi dengkuran berkaitan dengan aktivitas yang telah dilakukan oleh penderita di siang hari. Namun kini kita perlu berhati-hati dengan dengkuran tidur ini atau yang biasa disebut tidur ngorok. Ia tidak hanya menandakan menurunnya kualitas tidur tapi juga bsa merusak kehidupan seks penderita. Demikian hasil penelitian medis yang telah pernah dilakukan para ahli.

Mendengkur Waktu Tidur

Mendengkur Waktu Tidur

Penelitian itu mengatakan bahwa hampir setengah pria orang yang mengalami tidur mendengkur, ternyata menyimpan tingkat testosterone rendah yang tidak normal sepanjang malam. Orang yang tidur mendengkur seringkali mengeluhkan terjadinya penurunan libido. Tingkat testosterone pada pria dengan mendengkur waktu tidur juga mengalami penurunan meski dalam batas normal. Padahal tidur bagia seorang manusia merupakan aktivitas yang tidak dapat digantikan dengan kegiatan apapun. Karena itu gangguan sekecil apapun yang dapat membuat tidur tidak berkualitas perlu segera diatasi. Tidur yang berkualitas menjadi faktor penting untuk menjaga vitalitas.

Menurut penelitian, mendengkur itu bukanlah pertanda tidur yang nyenyak, itu baru anggapan sekilas saja. Justru seseorang yang tidurnya sering mendengkur, sebenarnya mengalami gangguan tidur yang disebut Obstructive Sleep Apnea (OSA) . Malah ada yang mengatakan bahwa orang yang mendengkur pada tidurnya sebenarnya merupakan orang yang lelah, tidak bersemangat, tidak produktif dan mudah tertidur dimana saja.

Seseorang yang tidurnya mendengkur, sebenarnya bersangkutan tengah malam mengalami gangguan OSA. Pada saat mendengkur waktu tidur, saluran napas saat tidur mengalami penyempitan. Penyempitan itulah yang menyebabkan getaran pada bagian-bagian lunak saluran napas sehingga menghasilkan suara dengkuran. Karena itu muncul pertanyaan, kenapa masalah tidur mendengkur waktu tidur dikatakan amat membahayakan si penderita ? Para ahli mengatakan bahwa sebab utama yang membahayakan adalah penyempitan itu mengakibatkan tidak efektifnya pertukaran oksigen dan karbon dioksida (CO2) sewaktu tidur. Hal ini semakin ditambah dengan melemasnya otot-otot lidah, sehingga lidah terjulur keluar mulut saat tidur itu, dan dapat menymbat seluruh saluran napas.

Kondisi terhalangnya oksigen masuk ke saluran napas itulah yang menyebabkan bisa terjadi napas terhenti. Pada saat itulah Co2 didalam tubuh meningkat drastic, sehingga mengaktifkan sensor di tubuh. Sensor itu kemudian memaksa seseorang penderita tersebut untuk bangun dan kembali bernapas. Dengan demikian dapat dibayangkan jika sensor yang memaksa tubuh bangun untuk menghidrup oksigen itu terjadi berkali-kali dalam semalam. Hal ini menyebabkan seseorang penderita itu kurang tidur. Hal itu disebabkan oleh periode bangun yang terjadi saat mendengkur itu adalah periode bangun singkat yang ringan, namun sudah men ganggu tidur penderita sendiri. Jika tidur terganggu tentu saja serangan itu tidak masuk ke tahap tidur nyenyak. Menurut penelitian tersebut tidak heran bila saat mendengkur itu bangun pagi, malah ia merasa tidak segar, karena selama proses tidur ia sudah terbangun berulang kali.

Ada beberapa faktor yang memicu munculnya suara dengkuran saat tidur :

  1. Faktor usia
    Semakin bertambahnya usia seseorang, maka hal ini menandakan bahwa seseorang tidak muda lagi. Hal ini akan membuat tenggorokan menjadi lebih sempit dan juga kekencangan pada otot yang ada di tenggorokan akan mengalami penurunan yang memicu munculnya suara dengkuran saat tidur.
  2. Gangguan di hidung dan juga sinus
    Udara yang masuk ke dalam terhalang akibat masalah yang muncul di hidung dan karena masalah sinus. Hal ini bisa membuat pernafasan menjadi sulit sehingga akan menyebabkan munculnya mendengkur saat sedang tidur.
  3. Gaya hidup yang kurang sehat
    Gaya hidup yang kurang sehat, salah satunya adalah karena konsumsi rokok dan alkohol yang akan meningkatkan relaksasi pada otot yang akan mendorong Anda untuk menjadi mudah dalam terjadinya mendengkur.
  4. Keadaan tubuh tertentu
    Untuk pria yang mempunyai masalah pada saluran udara yang sempit yang bisa dibandingkan dengan wanita jadi terjadinya suatu kemungkinan pria akan mengalami masalah dengkuran saat tidur. Dan untuk masalah tenggorokan yang sempit, dari langit-langit mulut akan terbelah, dan kelenjar gondok yang mengalami pembesaran juga bisa menjadi penyebabnya.

Hal-hal yang harus dilakukan sebagai cara pertama untuk mengobati masalah mendengkur saat tidur ini adalah dengan mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya. Kemudian catatlah pola tidur anda, dan Anda bisa juga meminta bantuan pada keluargan Anda untuk menggunakan rekaman visual saat Anda sedang tidur. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pola dengkuran yang Anda alami. Jika Anda sudah mengetahui pola dengkuran Anda, maka Anda akan mengetahui penyebabnya, dan Anda akan mengetahui apa yang membuat tidur mendengkur anda menjadi semakin parah serta bisa membuat anda menjadi lebih mudah dalam menangani masalah tidur mendengkur Anda.

Mendengkur Waktu Tidur


=====================================

>>> Alat Anti Ngorok Snore Free Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tidur Mendengkur and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *